Penyebab Kencing Bercampur Darah Pada Wanita

Penyebab Kencing Bercampur Darah Pada Wanita

Selamat datang di website resmi www.solusibatuginjal.com yang merupakan pusat penjual obat herbal terlaris, terbaik dan juga terpercaya. Kali ini kami akan membahas mengenai penyebab kencing bercampur darah pada wanita.. Baca Selengkapnya dibawah ini ⇓⇓⇓

Penyebab Kencing Bercampur Darah Pada Wanita

Penyebab Kencing Bercampur Darah Pada Wanita -, Apakah Anda pernah mengalami kencing berdarah? Kencing berdarah memang tidak bisa Anda sepelekan.. Jika kencing berdarah terus di biarkan maka dapat berdampak buruk pada kondisi kesehatan lainnya.. Kencing berdarah bisa menjadi pertanda adanya masalah pada saluran kencing, ginjal, atau prostat Anda.

Anda perlu mengetahui apa penyebabnya agar mengetahui cara pengobatan yang tepat.

Darah yang ada dalam urine umumnya berasal dari sistem saluran kemih, seperti :

  • Kandung kemih ⇒ Tempat menyimpan urine.
  • Ginjal ⇒ Organ yang berfungsi menyaring darah.
  • Ureter ⇒ Saluran dari ginjal menuju ke kandung kemih.
  • Uretra ⇒ Saluran yang dilewati urine dari kandung kemih menuju ke luar tubuh.

Darah yang ada di dalam urine berasal dari ginjal atau saluran kemih. Jika mengandung darah, urine yang muncul berwarna kecokelatan, merah, atau merah muda terang. Namun, darah dalam urine tidak selalu dapat terlihat dengan kasat mata karena pada beberapa kasus akan diperlukan pemeriksaan di bawah mikroskop. Berikut adalah beberapa kondisi umum yang dapat menyebabkan kencing darah. Diantaranya :

♥ Infeksi Saluran Kemih

Infeksi saluran kemih sering kali disebabkan oleh bakteri E. Coli. Secara umum gejalanya berupa rasa sakit saat buang air kecil, sering buang air kecil, bau urine menyengat dan bisa mengandung darah. Pada wanita, biasanya terasa sakit pada bagian panggul. Sedangkan pada pria, pada bagian rektal atau dubur.

  • Jika infeksi terjadi di uretra, yaitu saluran kencing dari kandung kemih ke anus, Anda akan merasa perih ketika kencing.
  • Sedangkan jika infeksi terjadi di kandung kemih, Anda akan merasakan tidak nyaman pada perut bagian bawah, sering kencing, dan terasa sakit. Wanita berpotensi mengalami infeksi kandung kemih lebih tinggi dibandingkan pria. Ini karena uretra wanita yang lebih pendek daripada pria, sehingga memungkinkan bakteri masuk dari uretra ke kandung kemih.
  • Kondisi yang lebih serius dapat terjadi jika bakteri menginfeksi ginjal. Gejala tambahannya berupa demam tinggi, mual dan muntah, meriang, dan terasa sakit pada punggung bagian samping.

♥ Ginjal

Selain infeksi saluran kemih, kencing darah juga dapat mengindikasikan adanya batu ginjal atau kanker ginjal.

  • Batu ginjal dapat menghambat saluran kemih, sehingga akibatnya akan mengganggu proses buang air kecil. Batu ini terbentuk dari limbah dalam darah yang mengkristal. Kondisi ini bisa disebabkan oleh kurang minum air putih, mengonsumsi obat-obatan yang berisiko berdampak kepada kandungan urine, atau sedang menjalani kondisi medis tertentu.
  • Kanker ginjal terjadi ketika terdapat sel yang tumbuh secara tidak terkendali di dalam ginjal. Pemicunya belum dapat dipastikan, tetapi merokok dan obesitas menjadi faktor risiko kondisi ini. Umumnya kanker ginjal dialami oleh orang-orang yang berusia di atas 50 tahun, dalam hal ini laki-laki lebih berpotensi dibandingkan perempuan.

Jika Anda memiliki benjolan di area ginjal, rasa sakit yang konstan di bawah rusuk, serta mengalami kencing darah, maka patut dicurigai tentang kemungkinan kanker ginjal. Segera periksakan ke dokter untuk mendapatkan penanganan yang sesuai.

♥ Prostat

Kelenjar prostat berada di antara penis dan kandung kemih. Pada saat prostat membengkak, kandung kemih dan uretra akan tertekan. Akibatnya, kandung kemih akan terasa penuh, tetapi sulit untuk mengeluarkan urine. Pembengkakan prostat pada umumnya terjadi pada laki-laki berusia di atas 50 tahun. Diyakini, penyebabnya adalah perubahan hormon seiring pertambahan usia.

Sementara itu, kanker prostat juga dapat menyebabkan kencing darah. Penyebab kanker prostat secara pasti belum diketahui. Namun, faktor penuaan dan genetika dapat meningkatkan risiko terkena kanker. Gejala kanker prostat, antara lain:

  • Aliran kencing lemah.
  • Berkemih dengan frekuensi lebih sering.
  • Butuh waktu lama untuk mengeluarkan semua urine dalam kandung kemih.
  • Setelah selesai berkemih, muncul desakan ingin berkemih lagi, tapi dengan kuantitas urine yang lebih sedikit.

Beberapa tes perlu dilakukan untuk mendiagnosis apakah kencing darah yang dialami diakibatkan oleh kondisi serius tertentu. Tes tersebut, antara lain tes urine, pemeriksaan ultrasonografi, dan tes kadar protein yang diproduksi oleh kelenjar prostat, yaitu Prostate-Specific Antigen (PSA). Makin dini Anda memeriksakan diri, maka penyakit dapat segera ditangani untuk mencegah kondisinya memburuk.

Itulah Penyebab Kencing Bercampur Darah Pada Wanita, Semoga Bermanfaat 🙂

Apabila Anda mengalami permasalahan kencing yang bercampur darah jangan sampai di biarkan.. Segera atasi permasalahan tersebut sebelum berdampak buruk pada kondisi kesehatan lainnya..

Untuk Anda yang sedang mencari pengobatan yang tepat kami rekomendasikan obat herbal Qnc jelly gamat. Jelly Gamat QnC telah mendapat legalitas DEPKES P-IRT No: 109321601291-1229 dan bersertifikat HALAL MUI. QNC JELLY GAMAT juga telah mendapatkan izin dari BPOM, dengan NO POM TR 173301471.

Obat herbal yang kami rekomendasikan sudah terbukti dan teruji khasiatnya. Legalitas jelas dan didukung dengan banyaknya testimoni dari konsumen yang berhasil sembuh. Untuk Informasi Lebih Lengkap Silahkan KLIK >> Obat Kencing Darah

Post By : Obat Batu Ginjal

BACA JUGA :

 Penyebab Kencing Bercampur Darah Pada Wanita

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *